Berita Terkini

Ketua KPU Garut: Masa Non-Tahapan Adalah Momentum Penting Pendidikan Pemilih

Garut- KPU Kabupaten Garut melaksanakan apel pagi yang dipimpin oleh Ketua KPU Kabupaten Garut, Faiz Burhan, pada Senin, (27/10/2028). Dalam arahannya, beliau mengapresiasi semangat dan kinerja seluruh pegawai KPU Kabupaten Garut yang selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Faiz juga menjelaskan bahwa momen non-tahapan saat ini merupakan momen yang sangat krusial bagi proses pendidikan pemilih dan peningkatan kualitas demokrasi. Karena sejatinya, masa non-tahapan merupakan waktu yang paling tepat untuk peningkatan pemahaman pemilih terhadap politik, pemilu, dan demokrasi. Sedangkan di masa tahapan, KPU dapat berfokus pada persoalan teknis. Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua KPU Kabupaten Garut menjelaskan bahwa KPU merupakan organisasi yang berjalan secara sistemik, sehingga di setiap prosesnya, kinerja dan tanggung jawab kolektif merupakan hal yang utama. Maka dari itu, perlu adanya sinergitas dan komitmen bersama untuk memastikan tiap pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan dengan optimal. Apel pagi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh Anggota KPU Kabupaten Garut, Rikeu Rahayu, Sekretaris, Asep Budiyanto, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh jajaran dalam menjalankan tugas kelembagaan demi mewujudkan KPU yang profesional dan terpercaya.  

KPU Garut Tegaskan Komitmen Ciptakan Lingkungan Kerja Aman dan Berintegritas Melalui Pembentukan Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual

Garut- KPU Kabupaten Garut mengikuti Rapat Penguatan Kelembagaan dan Peningkatan Kapasitas SDM serta Launching Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan Seksual di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat, yang bertempat di Aula Setia Permana KPU Provinsi Jawa Barat, pada Jum’at (24/10/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Divisi Parmas dan SDM KPU Kabupaten Garut, Rikeu Rahayu; Ketua Divisi Hukum, Asyim Burhani; Kepala Sub Bagian Parmas dan SDM, Rudi Hermanto; Kepala Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan dan Hukum, Dudi Muharam; serta Operator SDM, Rina Sriwati. Rapat dibuka oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Rumondang Rumapea, S.A.P. Turut hadir Anggota KPU RI, Parsadaan Harahap; Ketua dan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat; Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat beserta jajaran; serta satuan kerja KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Keputusan KPU Nomor 1341 Tahun 2024 tentang Pedoman Pencegahan Kekerasan Seksual, sekaligus menjadi momentum launching Satuan Tugas Pencegahan Kekerasan Seksual di lingkungan KPU Provinsi Jawa Barat. Adapun poin-poin utama yang ingin diwujudkan melalui pembentukan Satgas ini antara lain: 1. Mencegah dan menanggulangi kekerasan seksual di lingkungan kerja KPU melalui pembentukan Satgas di tingkat KPU RI dan KPU Provinsi; 2. Mewujudkan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual, dengan mengedepankan nilai-nilai hak asasi manusia serta etika penyelenggara pemilu; 3. Melaksanakan sosialisasi dan pendidikan anti kekerasan seksual bagi seluruh jajaran KPU untuk menciptakan budaya kerja yang positif dan berintegritas; 4. Menjamin perlindungan terhadap pelapor, saksi, dan korban, termasuk kerahasiaan identitas serta tindak lanjut rekomendasi hukum yang dapat ditempuh. Melalui pedoman dan pembentukan Satgas ini, KPU Kabupaten Garut menegaskan komitmen menciptakan lingkungan kerja yang berkeadilan, setara, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual.

KPU Garut Ikuti Parmas Insight Chapter #2: Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan

Garut- KPU Kabupaten Garut mengikuti kegiatan “Parmas Insight” Chapter #2 bersama KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat secara daring pada Rabu, (15/10/2025). Kegiatan Parmas Insight Chapter #2 mengusung tema “Pendidikan Pemilih Berkelanjutan di Luar Masa Tahapan (Best Practice Menjaga Kesadaran Politik Masyarakat)”. Dalam kegiatan ini, KPU Kabupaten Tasikmalaya, KPU Kabupaten Majalengka, dan KPU Kota Tasikmalaya memaparkan materi terkait praktik terbaik dalam menjaga kesadaran politik masyarakat di luar masa tahapan pemilu. Para narasumber berbagi gagasan, pengalaman, serta inovasi yang telah dilakukan di wilayah masing-masing. Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab antar peserta, menjadikan kegiatan berlangsung dinamis dan inspiratif. Menutup kegiatan, Kadiv Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, menyampaikan evaluasi serta dorongan bagi setiap KPU Kabupaten/Kota agar semakin optimal dalam pelayanan informasi publik dan pemanfaatan media sosial. Evaluasi tersebut dilakukan dengan memantau laman website KPU Kabupaten/Kota yang menjadi pemapar pada kegiatan kali ini, disertai sejumlah saran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan website dan keterbukaan informasi publik. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bagian Parmas dan SDM KPU Provinsi Jawa Barat, Yunike Puspita, menekankan pentingnya pola pikir kritis bagi para divisi Parmas se-Jawa Barat untuk mampu menghasilkan tulisan opini dan artikel yang berkualitas, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyelenggara pemilu.  

Perkuat Kolaborasi, KPU Kabupaten Garut Temui Bupati Abdusy Syakur Amin

Garut- KPU Kabupaten Garut melakukan audiensi dengan Bupati Garut, Bapak Abdusy Syakur Amin, pada Selasa (14/10/2025). Audiensi ini diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten Garut Faiz Burhan, Anggota Rikeu Rahayu dan Asyim Burhani, Sekretaris Asep Budiyanto, serta Staf Subbag Parmas dan SDM Syakira Syafiqya. Turut hadir pula Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Bapak Nurrodhin. Kegiatan ini membahas penguatan kelembagaan KPU, sinergi antara KPU dan Pemerintah Kabupaten Garut, serta rencana kegiatan dan program KPU yang memerlukan dukungan serta kerja sama dari Pemkab Garut. Bupati Garut menyambut baik kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemkab dan KPU dalam upaya mendorong kemajuan demokrasi di Kabupaten Garut.

KPU Kabupaten Garut Ikuti Rakor Penguatan Peran SDM dalam Inovasi dan Demokrasi secara Daring

Garut- KPU Kabupaten Garut mengikuti Rapat Koordinasi Penguatan Peran SDM dalam Mendorong Inovasi dan Demokrasi yang diselenggarakan oleh KPU RI secara daring pada Senin, (13/10/2025). Kegiatan ini dibuka oleh Anggota KPU RI, Idam Kholik, dan Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Yuli Hertaty, serta diikuti oleh Sekretaris KPU Kabupaten Garut, Asep Budiyanto, Kepala Sub Bagian Parmas dan SDM, Rudi Hermanto, dan Staf Parmas SDM, Syakira Syafiqya. Dalam kegiatan ini, empat narasumber hadir memberikan paparan mengenai pentingnya pengembangan SDM, khususnya ASN di lingkungan KPU RI, KPU Provinsi, hingga KPU Kabupaten/Kota. Pengembangan SDM ini perlu diiringi dengan peningkatan keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan penyelenggara pemilu di era modern, serta memperluas wawasan global untuk menghadapi tantangan transnasional dan memperkuat demokrasi Indonesia. Kegiatan ini juga menekankan bahwa inovasi dalam pengelolaan SDM merupakan kunci untuk mewujudkan kelembagaan KPU yang adaptif, profesional, dan berintegritas. Dengan SDM yang unggul dan berdaya saing, KPU diharapkan mampu menghadirkan tata kelola kepemiluan yang modern, efektif, dan responsif terhadap perkembangan teknologi maupun dinamika sosial masyarakat. Melalui Rakor ini, seluruh peserta didorong untuk terus berkomitmen meningkatkan kompetensi serta memperkuat kolaborasi lintas satuan kerja agar tercipta lingkungan kerja yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Dengan demikian, penguatan peran SDM tidak hanya menjadi bagian dari strategi kelembagaan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu yang demokratis.

KPU Garut Ikuti Kegiatan Parmas Insight Chapter #1 Bahas Strategi Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pilkada 2024

Garut- KPU Kabupaten Garut mengikuti kegiatan “Parmas Insight” Chapter #1 bersama KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Barat secara daring pada Rabu (8/10/2025). Parmas Insight Chapter #1 mengusung tema “Partisipasi Pilkada 2024: Faktor Pendorong dan Penghambat Partisipasi Pemilih.” Kegiatan ini dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Ahmad Nur Hidayat, yang menegaskan bahwa KPU perlu menjadi lembaga yang adaptif. Program Parmas Insight merupakan salah satu terobosan KPU Jawa Barat untuk mencerahkan demokrasi. Sosialisasi dan pendidikan pemilih, lanjutnya, merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan demokrasi. Hadir pula Anggota KPU RI, August Mellaz, yang menekankan pentingnya sosialisasi dan pendidikan pemilih sebagai langkah strategis dalam menjamin keterbukaan informasi publik. Ia juga menyampaikan bahwa KPU memiliki peran penting dalam mencerdaskan pemilih serta membuka ruang kolaborasi multipihak. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut membahas dinamika Pemilu 2019–2024 serta tantangan peningkatan partisipasi masyarakat dalam kontestasi mendatang. Selain itu, kegiatan ini menghadirkan pemaparan materi dari Kadiv Parmas dan SDM KPU Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kota Cimahi, yang saling berbagi gagasan serta pengalaman sesuai dengan tema yang diusung pada Chapter #1. Menutup kegiatan, Kadiv Sosdiklih Parmas KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia, menyampaikan evaluasi serta dorongan peningkatan bagi setiap KPU Kabupaten/Kota agar pelayanan informasi publik dan pemanfaatan media sosial dapat berjalan lebih optimal.