Berita Terkini

Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Pemilu 2024

garut.kpu.go.id - Kamis, 14 April 2022 anggota KPU dan Kasubbag Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kabupaten Garut  mengikuti Diskusi Lepas “Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi” yang di selenggarakan Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu  KPU Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring bersama 27 satuan kerja KPU Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Diskusi dipandu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Endun Abdul Haq. Endun  menyebutkan beberapa alasan dilaksanakannya diskusi penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi. "Alasan dilaksanakannya diskusi penataan daerah pemilihan dan alokasi kursi ini adalah yang pertama,  kita harus melakukan persiapan-persiapan  melalui kajian-kajian, diskusi dan sharing, sejak dini. Keduanya,  mengkanalisasi konflik yang akan terjadi." Endun mempunyai keyakinan bahwa dengan kegiatan ini  tensi konflik  akan semakin berkurang. “Saya kira 2022 nanti tahapan dapil akan dilaksanakan dari Oktober, November sampai Januari. Dengan kajian sejak dini saya yakin, mudah mudahan   tensi konflik akan semakin berkurang. Karena opsi-opsi Dapil sudah dishare, sudah dikomunikasikan, sudah diinformasikan sehingga yang punya keinginan berubah  dan ditambah dapil sudah tersalurkan”. (kpugarut)

Apel Pagi di bulan Ramadhan 1443 h

Garut, kab-garut.kpu.go.id - KPU Kabupaten Garut laksanakan apel pagi di halaman kantor KPU kabupaten Garut, senin,(11/04/2022).  Apel pagi ini diikuti oleh sekretaris, Kasubbag dan Staff KPU Kabupaten garut. Apel dipimpin oleh Anggota KPU Kabupaten Garut Dindin A Zaenudin. Dindin menyampaikan 2 hal penting mengenai apel pagi. Pertama mengingatkan bahwa kewajiban sebagai pegawai KPU Kabupaten Garut,  senantiasa terus meningkatkan  etos kerja  guna menunjang profesionalisme kerja  sehingga apa yang kita cita-citakan baik misi dan visi KPU Kabupaten Garut khususnya, umumnya KPU Republik Indonesia dengan mudah bisa tercapai. Yang kedua bulan Ramadhan adalah sebuah ajang meningkatkan kualitas kebersamaan, meningkatkan kejujuran dan meningkatkan rasa kedisiplinan. Kemudian Apel Senin pagi ditutup dengan pembacaan doa yang dibawakan oleh Pimpinan Apel Dindin A. Zaenudin. (kpugarut)

Idham Holik: Pemilu adalah Wujud Nyata Reformasi Politik

Bandung, garut.kpu.go.id - "Pemilu adalah wujud nyata reformasi politik", hal ini disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Dr. H. Idham Holik, pada Rapat Koordinasi Divisi Sosialisasi KPU se-Jawa Barat yang digelar di Aula Setia Permana KPU Jawa Barat, kamis (7/4/2022). "Dibandingkan lembaga lain KPU lebih reformasi. Karena pasal 22 E mengenai Pemilu merupakan hasil amandemen kedua Undang-Undang Dasar 1945 yang ditetapkan pada Sidang Umum MPR pada tahun 2000", lanjut Idham.  Idham juga menjelaskan perhelatan Pemilu 2024 bertepatan dengan seperempat abad reformasi politik di Indonesia. Oleh karena itu, KPU memulai proses reformasi dengan reformasi birokrasi. Di rapat koordinasi terakhir dalam posisinya sebagai Ketua Divisi Sosialisasi KPU Jawa Barat, Idham berpesan kepada 27 KPU Kabupaten/Kota di Jawa Barat agar Divisi Sosialisasi sebagai Public Relation (PR) KPU dapat membangun dan meningkatkan citra/reputasi institusi dengan membangun komunikasi yang baik.  "Divisi Sosialisasi sebagai PR KPU harus dapat membangun dan meningkatkan citra/reputasi institusi. Hal ini dapat dilakukan dengan membangun komunikasi yang baik dengan lembaga lain. Untuk dapat membangun komunikasi yang baik, bisa dimulai dengan meningkatkan kemampuan komunikasi, sehingga branding KPU menjadi lebih baik. Ini sesuai dengan program kunjungan kelembagaan yang disertai dengan dibuatkannya MoU (Memorandum of Understanding) . Prinsip MoU ini cukup efektif dalam peningkatan akseptabilitas (penerimaan) KPU di masyarakat", tegas Idham. Diakhir pertemuan Idham berharap dalam rentang 2,5 bulan menjelang tahapan Pemilu yang akan digelar pada bulan Juni 2022, KPU Kabupaten/Kota dapat merancang program-program konsolidasi, program pendidikan pemilih agar semakin meningkat. Rapat Koordinasi yang dihadiri Ketua Divisi Sosialisasi se-Jawa Barat termasuk KPU Kabupaten Garut, Nuni Nurbayani ini, dimulai dengan serangkaian sambutan dari Ketua KPU Jawa Barat, Rifqi Ali Mubarok, M. Si,. Ketua Divisi SDM KPU Jawa Barat, Undang Suryatna, M. Si., Ketua Divisi Teknis, Dr. Endun Abdul Haq, serta Ketua Divisi Hukum, Reza Alwan Sovnidar, M. Si. Suka cita, haru mewarnai suasana pada rapat koordinasi terakhir Dr. Idham Holik sebagai Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih KPU Jawa Barat. Karena, pada tanggal 12 April 2022, Idham dijadwalkan akan dilantik sebagai anggota KPU RI periode 2022-2027.(kpugarut)

KPU Garut optimis dapat melaksanakan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 dengan baik sesuai regulasi

Senin (4/4/2022), bertepatan dengan senin  pertama di bulan Ramadhan, KPU Kabupaten Garut kembali melaksanakan Apel Pagi secara tatap muka di halaman kantor KPU Kabupaten Garut. Yang menjadi pimpinan apel kali ini adalah Ketua Divisi (Kadiv) Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Nuni Nurbayani. Apel juga diikuti anggota KPU Garut, sekretaris dan para kasubbag serta seluruh pegawai sekretariat KPU Kabupaten Garut. Nuni Nurbayani menyampaikan KPU Garut  harus mempersiapkan diri menghadapi tahapan Pemilu yang akan dimulai pada bulan Juni. Merefresh kembali apa yang disampaikan oleh Pa Idham Kholik  pada saat Capacity Building, bahwa sebuah organisasi (KPU) bisa dianalogikan seperti mesin. Jadi untuk menghadapi tahapan ini kita harus dipersiapkan apakah mesin ini sudah siap untuk melaksanakan tahapan Pemilu.   "Kita memiliki waktu dua bulan untuk memastikan mesin organisasi ini berfungsi dengan baik. Sebagai salah satu dari tugas pimpinan adalah memastikan kesiapan sekertariat KPU Garut dalam mempersiapkan tahapan pemilu. Ada empat hal yang harus di pastikan siap. Pertama, memastikan kesiapan SDM baik pengetahuan, kompetensi dan mental. Kedua, anggaran pemilihan yang proporsional. Ketiga, tekhnologi pendukung. Keempat, material/sarana dan prasarana", ujar Nuni. "Saya optimis kita dapat melaksanakan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 dengan baik sesuai regulasi," tambah Nuni menutup amanat apel.

Meningkatkan soliditas, profesionalitas dan integritas menghadapi tahapan pemilu Tahun 2024

Bertujuan terpenuhinya pegawai yang memiliki kompetensi dan kemampuan berkerjasama dalam rangka tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara di KPU Kabupaten Garut. Serta memperkuat soliditas menghadapi Pemilu serentak tahun 2024, KPU Kabupaten Garut  melaksankan kegiatan Capacity Building selama dua hari di kampung Sampireun Resort dan Spa, Rabu (30/3). Kegiatan ini diikuti Anggota KPU Garut dan seluruh pegawai Sekretariat KPU Garut,  dengan mengambil tema meningkatkan soliditas, profesionalitas dan integritas menghadapi tahapan pemilu Tahun 2024. Target capaian kegiatan ini seperti dikatakan Ketua KPU Garut, Junaidi Basri dalam sambutannya adalah untuk meningkatkan soliditas komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Garut. "Alhamdulillah, KPU Kabupaten dapat melaksanakan kegiatan Capacity Building. Tidak hanya sharing knowledge atau meningkatkan pengetahuan mengenai kepemiluan. Kita juga besok akan melaksanakan outbond untuk membangun kerjasama dan kekompakan semua pegawai. Target yang ingin kami capai adalah meningkatnya soliditas komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Garut untuk menghadapi Pemilu serentak di tahun 2024", tegas Junaidi. (Kpugarut)

sekretariat KPU Garut harus meningkatkan kapasitas

Senin akhir di bulan Maret (28/3), KPU Kabupaten Garut melaksankan Apel Pagi  di halaman kantor KPU Kabupaten Garut. Apel kali ini dipimpin anggota KPU Dindin A. Zaenudin serta diikuti oleh Komisioner, Sekretaris, para Kasubbag juga seluru Staf Sekretariat KPU Kabupaten Garut. Dalam Apel tersebut  Dindin A. Zaenudin menyampaikan sekretariat KPU Garut harus meningkatkan kapasitas. “Bukan hanya laptop dan  bukan hanya HP yang perlu di upgrade,  pengetahuan dan kemampuan kita juga  perlu di upgrade. Peningkatan kapasitas tidak hanya akan berimplikasi kepada peningkatan kualitas personal namun juga peningkatan kelembagaan secara kolektif", jelas Dindin

Populer